Filosofi Ombak Laut dalam Kehidupan Manusia

ombak pantai
Pernahkah anda merenung dan memikirkan alam semesta? Pernahkah anda berpikir bahwa seisi alam semesta ini adalah pelajaran bagi kita sebagai manusia? Semua isi alam semesta adalah guru yang paling sempurna dan bijaksana bagi manusia, Semua pelajaran hidup semua ada di sana, termasuk binatang-binatang juga bisa kita tarik sebagai pelajaran. Coba perhatikan binatang-binatang di sekitar kita tentu ada hikmah yang bisa kita ambil dari tingkah dan perilaku binatang tersebut.

Selain binatang tumbuh-tumbuhan juga bisa kita ambil pelajaran berharga darinya. Contoh pohon yang tinggi dan besar serta kuat maka dia akan berhadapan dengan angin yang besar pula, sementara rerumputan tak akan terpengaruh sedikit pun bila ada angin besar atau badai sekalipun, namun rerumputan tak akan bisa luput dari injakan-injakan yang akan membuat kehidupannya rusak. Pelajaran yang kita bisa ambil dari tumbuhan ini adalah lebih baik kita menjadi orang besar dengan resiko besar dari pada menjadi orang lemah dan hidup dalam kehinaan.

ombakKali ini kita bukan akan membahas tentang binatang dan tumbuh-tumbuhan, kita akan membahas tentang fenomena alam yang luar biasa yaitu ombak laut, dan saya berharap ombak laut ini akan menjadi inspirasi bagi ombalaut.com untuk bisa meniru apa yang menjadi kebiasaan ombak di lautan luas dan samudera. Anda pasti pernah ke pantai dan menikmati keindahan ombak bergulung-gulung di lautan dan berangsur-angsur menyentuh kaki anda dan berulang-ulang entah sampai kapan tak ada yang tahu.

Kebanyakan orang hanya tahu keindahan pantai dengan ombak-ombaknya yang selalu bergemuruh, namun jarang berpikir apa yang ada di dalam ombak laut tersebut. Ombak laut akan selalu bergulung menerjang pantai dan tak pernah berhenti, yang ada di sekitar pantai juga tak akan luput dari terjangan mereka, mereka tak perduli apa pun yang ada di pantai, mereka hanya akan melakukan itu selamanya.

Anda juga bisa membaca: 10 tempat yang mengalami siang abadi

Pelajaran yang bisa kita petik dari ombak di laut dalam kehidupan kita adalah:
1. Keikhlasan.
2. Ketidak putus asaan.
3. Konsisten.
4. Kesetiaan

Mengapa saya mengambil kesimpulan bahwa "Keikhlasan" adalah melambangkan filosofi ombak laut? Karena jelas ombak laut akan selalu membasahi diri anda ketika anda berada di pantai, namun mereka tak pernah mengharapkan anda memberi imbalan apapun untuk semua perbuatannya, bahkan mereka tak pernah terpengaruh kepada perilaku anda yang kesal atas perbuatan mereka yang membuat anda basah kuyup sekujur tubuh. Itulah keikhlasan yang sebenarnya, tak mengharap imbalan dan tak terpengaruh oleh pujian ataupun cercaan.

Filosofi ombak laut yang kedua adalah Ketidak putus asaan. Coba lihat ombak akan selalu menghampiri dan mendekati anda, walaupun anda tak pernah menerima dan membiarkan mereka pergi, mereka akan datang lagi kepada anda dan melakukan hal yang sama, mereka akan melakukan itu tanpa merasa lelah sedikit pun, mereka tak pernah putus asa atas perilaku anda yang tak menghiraukan mereka.

Untuk masalah cinta kita juga bisa meniru apa yang dilakukan oleh ombak ini. Tapi jangan salah paham, saya bukan menyuruh anda untuk melakukan atau mengharapkan secara terus menerus kepada orang yang anda cintai untuk menerima anda jika dia sudah menolak anda. Jika orang yang anda cintai menolak anda tentu tidak etis untuk terus-menerus mengharapkannya atau memaksanya.

Kalau ingin mengambil pelajaran dari ombak laut dalam masalah cinta, inilah yang harus anda lakukan, jika dia menolak anda janganlah anda membencinya, namun tetap berbuatlah hal yang baik padanya tanpa ada imbalan apa pun, tetap sayangi dia walaupun tak ada harapan lagi untuk bersanding bersama, dan do'akanlah dia agar bahagia, dan lakukan ini terus-menerus seperti ombak laut yang tiada akhir.

Filosofi ombak laut yang ketiga adalah Konsisten, ombak laut akan melakukan hal yang sama sepanjang masa dan tak akan pernah berhenti sesaat pun.

Ke empat adalah Kesetiaan yang bisa kita petik pelajaran dari ombak laut. Ombak laut takkan pernah menyentuh, menghampiri, dan membasahi selain pantai. Hanya pantailah yang menjadi akhir dari tambatan kesetiaannya selamanya.

Sudahkah Anda seperti OMBAK LAUT saudaraku?

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Filosofi Ombak Laut dalam Kehidupan Manusia"

Post a Comment

Blog Archive